Rasakan Mudahnya Pilih Saham Dari 30 Watchlist Gh Yang Sudah Terbukti "Beat The Market" Tanpa Repot Analisis Sendiri
Watchlist Saham Laporan Keuangan Terbaru Q4/Annual 2025

Saham di screening ketat menggunakan metode FCDS-T yang sudah terbukti "Beat The Market" selama 7 tahun berturut-turut. Hanya 30 dari 900+ saham yang berhasil lolos - kurang dari 4%!

.webp)
Mengapa banyak Investor Gagal memanfaatkan Market?
Sudah ada Modal namun Bingung untuk Investasi ke Saham apa yang baik
Rugi Besar hasil ikut-ikutan beli saham / FOMO sehingga ingin mencari saham yang memiliki VALUE baik.
Terjebak emosi dan rumor tanpa memahami value perusahaan dengan baik.
Tertipu pom-pom media sosial atau komunitas grup saham, membeli di harga puncak sementara "Bandar" sudah exit lebih dulu.
Alih-alih mau jadi investor jatuhnya malah jadi "spekulan" yang tidak beda jauh dengan penjudi.
Apa yang membuat Watchlist ini berbeda?
Disusun dengan Metode FCDS-T, kombinasi analisis fundamental dan teknikal dengan pendekatan yang lebih tajam dalam menilai potensi saham di masa depan. Sudah konsisten "Beat The Market" selama 7 tahun berturut-turut.
Kurang dari 4% saham yang lolos screening ini. Dari 900+ emiten saham di BEI, hanya diambil 30 saham terbaik yang dipilih berdasarkan kinerja keuangan & potensi pertumbuhan.
Didesain untuk jangka panjang, bukan untuk Trading Spekulatif.
Dapat disesuaikan dengan keadaan & profil risiko dari masing-masing investor.

Kenapa Watchlist, Bukan Rekomendasi atau Copy Portfolio?
Saya sudah berinvestasi sejak 2016 dan pernah mencoba berbagai macam metode, termasuk membeli Subscription Copy Portfolio (dimana saya tinggal mengikuti pembelian porto dari mentor saja) bernilai jutaan rupiah dan mengikuti Membership Rekomendasi Saham (semacam komunitas join grup) dari investor besar.
Awalnya saya pikir ini solusi terbaik, tapi realitanya ternyata berbeda.
- Saat saham naik & profit, saya senang tapi.. yasudah saja tidak terlalu bahagia.
- Saat harga turun & rugi, saya kesal. Tapi kesal ke siapa? Ke mentor atau ke diri sendiri?
Lama-kelamaan saya sadar: profil risiko setiap investor itu unik. Tidak ada strategi yang bisa 100% cocok untuk semua orang.
Contoh sederhana dari cerita salah satu investor yang rugi karena 100% hanya mengikuti saja. Saya pribadi mungkin akan berkata hal yang sama ke BMRI toh saya memang pengguna, dan karena sudah invest sejak lama maka saya memiliki average harga yang rendah - harga tertera saya masih untung besar.
Bagi orang lain hal tersebut bisa jadi berbeda, hal seperti inilah yang tidak bisa didikte oleh rekomendasi orang lain. Apalagi kalau saya merekomendasikan saham BMRI ke karyawan BBCA. Atau saya mungkin bisa rekomendasikan saham BMRI ketika harganya sedang drop "diskon" karena average saya rendah. Investor lain? Mungkin akan kesal seperti cerita di atas karena bisa jadi dia justru malah sedang rugi di BMRI karena harga drop.
Case lain, misal keadaan porto saya saat ini sudah dipenuhi oleh saham batubara, maka jika ada yang merekomendasikan batubara lagi pasti saya akan mikir berkali-kali untuk ikutan membelinya walaupun menawarkan potensi yang sangat baik. Oleh karena itu, background, profil risiko, & keadaan setiap investor akan sangat berpengaruh dalam keputusan pembelian - belum lagi tujuan keuangannya berbeda.
Karena itulah Watchlist ini memang saya desain agar dapat disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor dengan menyediakan thesis dan analisis secara detail.
Kenapa tidak 30 sahamnya saya invest semua?
Ini juga tidak masuk dengan profil saya, biasanya saya hanya berinvestasi ke 5-7 (at max 10) emiten saham saja dalam portofolio. Jadi, masih ada 25+ saham "nganggur" yang tidak saya invest dan memiliki potensi yang baik. Dan semua saham tersebut (saya invest & potensi) saya share kepada investor sekalian.
Mungkin investor juga tidak akan investasi ke semuanya dan hanya ke beberapa emiten yang lebih 'sreg' & sesuai dengan profil risikonya saja. Karena saya mengimani kalau "cukup" & "cocok" itu akan sangat berbeda bagi setiap orang 😁.
Yang akan Investor dapatkan:
Data Perbandingan Laporan Keuangan Terbaru

Analisis mendalam tentang growth dan metrik keuangan penting lainnya

Thesis & Insight penulis berdasarkan pengalaman, disertai analisis Teknikal

Hasil Metode FCDS-T

Rating, Harga Terbaik masuk, & Alokasi yang disarankan

Step by Step antisipasi / risk management jika saham sudah naik terlalu jauh atau tidak sesuai ekspektasi menggunakan TS
Mindset & Framework yang dibutuhkan sebagai seorang investor.
Akses Konsultasi
Newsletter rutin berupa diskusi, QnA, & insight seputar investasi saham.
Bonus - List Saham Syariah & Saham Non-BEI atau Saham US sebagai Diversifikasi

Untuk Siapa Watchlist ini?
Investor Pemula - yang ingin berinvestasi dengan pilihan saham berkualitas.
Investor Menengah - yang ingin diversifikasi & memperkuat portofolio.
Investor Jangka Panjang - yang mencari saham undervalued dengan potensi growth besar.
Korban 'Pom-Pom' - yang ingin punya dasar analisis sendiri, bukan sekedar ikut-ikutan rekomendasi saham.
Rp500.000
30 Watchlist Saham + Bonus Saham Syariah & Saham US




Ini adalah kinerja profit dari Watchlist Gh edisi sebelumnya yang rilis 2025: Ada Annual 2024, Q1, Q2, & Q3 2025 - lengkap sudah 1 tahun.
Annual 2024 (rilis Februari 2025)

Q1 2025 (rilis Mei 2025)
Q2 2025 (rilis Agustus 2025)

Q3 2025 (rilis November 2025)
1. Annual 2024 - Jika kita hitung total profit tanpa alokasi (sama rata dalam hitungan model) maka sampai penutupan WL selanjutnya (Q1 2025) yang berarti harga penutupan April maka total profit 212% dengan versi realistis (alokasi) 69%.
Namun kalau kita hold selama 1 tahun sampai penutupan Januari 2026 kemarin, profit Naik 5x lipat dengan total profit non-alokasi dari 212%-> 1076% & realistis (alokasi) dari 70% -> 310%!
2. Q1 2025 - dengan cara yang sama jika kita hitung sampai penutupan Juli maka total profit di 147% & alokasi 49.7%. Jika dibandingkan dengan floating sampai saat ini langsung meningkat ke 873.81% & alokasi dari 49.7% -> 255% keduanya naik 4x lipat!
3. Q2 2025 - Profit non-alokasi 517% & Alokasi 159%! Di Q2 sendiri adalah salah satu kenaikan terbesar dari IHSG jadi wajar saham-saham di Watchlist (dengan fundamental baik) ikut terdampak besar juga dalam waktu yang singkat (1 kuartal). Dan kalau floating sampai saat ini profit non alokasi naik menjadi 1.040% & alokasi 264%.
4. Q3 2025 - Ini edisi terakhir sebelum Annual 2025 yang investor baca sekarang. Didapat profit non alokasi 80% & alokasi 20%. Walau terlihat kecil dibandingkan sisa watchlist lainnya, namun coba bandingkan di time frame yang sama dengan kinerja IHSG sendiri yang -2%, sedangkan WL Gh masih konsisten “Beat The Market”.
Maka kalau melihat proses utama dari Watchlist saham ini, apakah hasil ini yang banyak berkata kalau "Fundamental is Dead"?
Dari beberapa data di atas dapat dikatakan, semakin lama kita investasi ke saham yang memiliki value, maka keuntungan kita akan jauh lebih besar (compounding). Itulah bagaimana prinsip #3 bekerja, biarkan waktu menjadi leverage dari kekayaan dalam jangka panjang. Jika saham (perusahaan) memiliki value, untuk apa kita jual beli jangka pendek mencari keuntungan 10-20% kalau kita bisa mendapat keuntungan jauh lebih besar dalam jangka panjang (selama masih memiliki value).
Dapat dilihat pula ada beberapa saham yang justru mengalami kerugian (- minus) dan semuanya saya tampilkan, tentu saja sebagai pembelajaran dan transparansi kalau hasil analisis memang sudah selayaknya tidak mungkin 100% profit. Dan tugas kita sebagai investor lah untuk me-manajemen risiko tersebut, seperti beberapa pembagian tipe saham yang ada di Watchlist ini.

3 Kategori yang disediakan di Watchlist ini disesuaikan untuk saran alokasi:
- Spekulasi sendiri bukan berarti “ngasal” ya, penjelasan fundamental kenapa masuk WL tetap ada namun biasanya karena beberapa faktor, entah cap kecil, ada funda yang “kurang sreg” maka masuk ke kategori ini. Walau dari value tetap baik.
- Core, ini biasanya jenis-jenis saham besar yang sudah mature dan cenderung menjadi legacy stocks.
- Growth, ini saham-saham yang berada diantara kedua jenis di atas.
Pertanyaan yang mungkin Investor tanyakan dalam hati..
🤔 Kok Mahal ya?
Tergantung cara Investor mempersepsikan.

Kalau investor merasa kerugian di atas "sepadan" sebagai biaya belajar, tentu saja harga yang disediakan watchlist ini jauh "tidak berasa" dibandingkan hal tersebut.
Serta beberapa aspek lain seperti:
- Rekomendasi saham/copy portfolio di luar sana sudah tidak ada lagi yang harganya di bawah 1 juta, bahkan bisa 2-5 juta itupun tahunan. Kalau hal tersebut dijadikan pembanding, maka hasil seleksi & kurasi dari watchlist saham dengan kinerja seperti ini tentu harganya akan jauh lebih terjangkau.
- Join kelas/komunitas saham saat ini harganya sudah bisa jutaan rupiah, yang setelah join ternyata isinya cuma bahas saham gorengan yang akan di pom-pom saja untuk kepentingan member, tidak ada metodenya selain Bandarmology. Atau ujung-ujungnya hanya jadi ajang sharing saham yang mereka hold saja (itu pula alasan diskusi di Gh Portfolio melalui email). Kalau ini menjadi pembanding, maka yang kita bahas disini bukanlah investor melainkan spekulator.
- Pengalaman investasi selama 10 tahun terakhir, kesalahan rugi besar karena perasaan, tidak Take-Profit di waktu yang optimal, semua karena tidak punya 'rules' yang membuat saya tetap rasional. Kalau pengalaman atau wisdom ini dihitung dengan nominal, maka nilainya ratusan juta rupiah.
- Proses kurasi 30 Watchlist saham. Investor mungkin membaca hasilnya hanya dalam 20 menit sampai 1 jam saja. Tapi saya butuh waktu analisis untuk memilih (&memilah) saham potensial yang bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Berikut saya ambil contoh profit realistis dari Q3 yang paling baru rilis saja naik tidak terlalu tinggi di 20% saja. Jika investor setor 10 juta saja, maka sudah mendapat return (profit) sebesar 2 juta!
Bukan lagi balik modal bahkan sudah 4x lipat keuntungan.
Bayangkan kalau modalnya bukan 10 juta tapi 100 juta? Sudah untung 20 juta hanya "invest" ke list saham seharga 500rb? ROI = 4.000%!
Belum kalau kita ambil kinerja satu tahun dari Annual 2024 tahun lalu, semakin tidak berasa rasanya harga Watchlist saham ini apabila dikerjakan sesuai aturan.
Jadi.. kalau menurut Investor harga di atas masih cukup mahal, mungkin kita belum berjodoh sekarang.
Simpan saja dulu link website ini, mudah-mudahan jika sudah cocok nanti segera diberikan rejeki untuk mempelajarinya 🙏
🤔 Kenapa Watchlistnya baru sekarang?
Karena saya me-maintain watchlist setiap kuartalan atau ketika Laporan Keuangan terbaru terbit. Walau (saat awal Watchlist dibuat) sudah masuk Februari Akhir, namun masih banyak perusahaan BEI yang belum melaporkan Laporan Kuartal 4 (Q4)/Annual 2025 nya.
Itulah alasan kenapa namanya Q4/Annual 2025, karena setelah satu tahun full ini adalah hasil akumulasi 4 kuartal pelaporan dalam satu tahun (annual).
Analisis pun dilakukan dengan harga terkini agar hasil analisis tetap relevan. Jika harga sudah terlalu mahal, tidak akan masuk list ini.
🤔 Apakah Telat Beli Sekarang?
Seperti yang dijelaskan di bagian Recap Kinerja di atas, saham-saham dari perusahaan yang memiliki value justru akan memberikan profit lebih besar kalau kita hold dalam jangka panjang (floating profit).
🤔 Berapa lama Watchlist ini relevan?
Jika investor punya pertanyaan seperti ini, maka investor sangat visioner! Bagus!
Watchlist ini sebenarnya mau dibilang selamanya bisa saja selama harga Best Buy masih aman. Atau dalam kata lain, disarankan tidak membeli saham yang ada di WL ini jika harganya sudah di atas Best Buy.
Contoh, harga BBCA Best Buy di 9.000 dan ketika beli WL ini harga BBCA sudah 9.050 maka bisa lebih baik skip bagian BBCA & boleh pilih list saham lainnya yang ada.
Namun perlu dipahami juga kalau keadaan fundamental perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan dan laporan keuangan perusahaan rilis 3 bulan sekali.
Jadi.. jika di laporan keuangan selanjutnya fundamental/value saham tersebut masih baik, maka watchlist ini (terutama sahamnya) akan tetap relevan.
🤔 Kapan Watchlist selanjutnya rilis?
Sesuai perilisan Laporan Keuangan. Setelah Annual maka kita akan masuk ke Q1 2026.
Watchlistnya akan rilis mendekati M+2 atau 2 bulan dari waktu kuartal dimulai. Berarti kurang lebih sekitaran Mei akhir 2026.
Dengan alasan yang sama, karena bahkan di Februari akhir saja masih ada banyak saham yang belum rilis Laporan Keuangannya, apalagi case Annual biasanya perusahaan lebih lambat lagi dan sangat sedikit sekali yang sudah rilis di timeline awal yaitu Januari.
🤔 Apa itu Metode FCDS-T?
Metode FCDS-T adalah metode Original yang saya ciptakan hasil trial & error investasi selama bertahun-tahun, yang saya cukup pede bisa mengatakan tidak akan pernah melihat metode serupa. Metode ini sendiri memadukan Analisis Fundamental & Teknikal.
Mungkin karena pengalaman saya kuliah di Teknik Kelautan ITB, rutinitas dalam proses simulasi berdasarkan data yang biasa saya lakukan saya aplikasikan ke growth dari perusahaan sehingga terciptalah Metode ini.
Ini pula hasil insight yang saya pelajari dari berbagai pembelajaran seperti buku mau lokal atau import, juga kelas, gathering, yang harganya tidak murah dan ditafsirkan/diimplementasikan menjadi Metode FCDS-T.
Simpelnya, ini metode untuk memproyeksikan nilai masa depan perusahaan dari hasil formulasi dan simulasi data perusahaan yang valid.
🤔 Apakah ada Paket Tahunan?
Ada doong, pembelian Watchlist Edisi tahunan tentu akan mendapatkan beberapa keuntungan selain promo harga juga akses early sebelum waktu rilis watchlist.
Promo tahunan ini berisi 4 edisi, karena ini mulai dari Annual 2025 maka selanjutnya ada: Q1 2026, Q2 2026, & Q3 2026.
Link pembeliannya bisa klik disini
🤔 Kalau Bingung Bagaimana?
Kalau ada kebingungan, selain akan adanya newsletter rutin. Investor pun bisa diskusi dan konsul langsung ke kontak yang tertera di Ebook.
Berikut saya berikan beberapa diskusi dari Investor. Tidak terbatas hanya diskusi teknis, namun juga bisa ke strategi investasi.




